Manusia kadang-kadang lupa akan mensyukuri hidup ini, ambisi yang mereka punya terkadang tidak diimbangi akan kemampuan yang mereka miliki selama ini dan hal hasil mereka akan selalu hidup dibawah tekanan, demi ambisi hidup mereka sampai melupakan faktor penting dari hidup ini yaitu keluarga, kesehatan dan masyarakat sekitar, mereka cenderung menjadi individu yang soliter yang jarang peduli akan lingkungan sekitar.
Dikutip dari perkataan Dalailama "Manusia lah mahluk yang paling membingungkan karena mereka mencari uang demi kesehatan dan mengorbankan kesehatanya demi uang" kurang lebih demikian ungkapanya, mengapa kita harus mengorbankan sesuatu yang paling berharga yang kita miliki demi sebuah ambisi, apa yang akan kita dapatkan setelah hal tersebut kita peroleh, apakah harta benda dapat mewakili tawa dan canda bersama keluarga dan anak-anak, apakah ketika kita jatuh sakit semua harta yang kita punya dapat menyembuhkan kita dan saya yakin jawabannya pasti tidak
Oleh karena itu ketika anda bisa bernafas dan melihat hari esok berarti anda baik-baik aja, ketika anda tersenyum terhadap orang lain dan orang itu membalas senyuman anda berarti anda baik-baik saja dan ketika anda pergi jauh dan ingin pulang anda masih tinggal di bawah atap dan disambut peluk hangat dari istri/swami anda berarti anda itu hidup bahagia.

No comments:
Post a Comment